PELITA AIR maskapai baru milik pertamina ini, kini ....

sedang merampungkan fase ke -4 dan ke-5 proses sertifikasi pengoperasian pesawat, fase ini meliputi :
inspeksi dan evaluasi , fasilitas yang diperlukan dalam penerbangan komersial.mulai dari training awak penerbangan , fasilitas maskapai di bandara , hingga fasilitas untuk penumpang. Uji rute opersional yang akan diterbangi oleh Pelita Air juga tengah dilakukan. Apabila semua lolos maka penerbitan dokumen berupa pemenuhan aspek legal pengoperasian pesawat akan segera dilakukan.
kini Pelita Air telah mendatangkan 2 pesawat baru dengan seri Airbus - A320 untuk dapat melayani penerbangan komerisal . Pelita Air adalah anak usaha dari perusahaan besar yaitu PT.PERTAMINA .
Nama Pelita Air di gadang gadang akan menggantikan nama besar Garuda Indonesia. "kami sangat menyambut baik adanya kehadiran Pelita " ujar Adita Irawati Juru bicara Kementrian Perhubungan.
Maskapai penerbangan Pelita Air Service berencana menambah penerbangan Jakarta-Bali pulang-pergi (pp). Penambahan frekuensi penerbangan ini berlaku mulai 9 September 2022 mendatang.
Jika ditambah dengan jadwal penerbangan saat ini, berarti total akan ada 5 kali penerbangan dalam satu minggu. Sebelumnya, Pelita Air terjadwal terbang 3 kali dalam satu minggu menggunakan armada Airbus A320-200 kapasitas 180 kursi ekonomi.
Direktur Utama PT Pelita Air Service Dendy Kurniawan mengatakan penambahan frekuensi penerbangan ini guna mendukung pemenuhan kebutuhan penerbangan di tengah meningkatnya permintaan perjalanan udara oleh masyakarat.
Khususnya dari Jakarta ke Bali, sebagai tuan rumah berbagai acara. Baik acara kenegaraan terkait G20 dan kegiatan lainnya, seperti kegiatan olahraga dan kesenian,
“Dengan penambahan frekuensi terbang, kini masyarakat semakin banyak mendapatkan pilihan jam terbang bersama Pelita Air,” ujar dia dalam keterangannya, Senin (15/8/2022).
Dendy menyebut, penambahan frekuensi Pelita Air ini akan dilakukan secara bertahap terhadap rute yang berpotensi memberikan kontribusi untuk perusahaan. Optimalisasi performa dapat dilihat dari penambahan frekuensi penerbangan tidak hanya Jakarta - Bali PP, Jakata – Yogyakarta PP.
Namun juga merambah rute lain seperti Surabaya dan Balikpapan sampai dengan akhir tahun 2022. Tentunya didukung dengan dengan penambahan pesawat.
Saat ini jadwal penerbangan Pelita Air rute Jakarta-Bali-Jakarta dari Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.
Comments
Post a Comment